Begini Cara Memilih Dokter Spesialis Kebidanan Kandungan yang Paling Benar


Umumnya wanita akan memutuskan untuk periksa ke dokter spesialis kebidanan kandungan pasca menikah untuk melakukan konsultasi mengenai program kehamilan. Bahkan tidak jarang ada sebagian orang yang baru mendatangi dokter tersebut saat sudah memasuki masa kehamilan. Padahal sebenarnya dokter spesialis yang satu ini tidak hanya berfokus mengenai masalah kehamilan namun, juga mengenai semua penyakit dan kesehatan organ kewanitaan. Dokter spesialis tersebut memang memiliki wewenang khusus untuk menangani wanita hamil, membantu proses persalinan, dan perawatan pasca melahirkan.

Biasanya dokter khusus kandungan yang satu ini memiliki gelar SpOG yang berarti spesialis Obstetri dan Ginekologi, yang akan membantu pasien dalam menjaga dan mendeteksi sedini mungkin gejala penyakit yang mungkin terjadi pada organ reproduksi dengan melakukan diagnosa dan tes kesehatan terlebih dahulu. Ada berbagai jenis penyakit yang dapat timbul pada organ reproduksi wanita, seperti infeksi dan kanker servisks yang paling umum terjadi.

Memilih dokter kandungan yang cocok memang bukan hal yang mudah, terlebih lagi bagi Anda yang baru akan pertama kali melakukan konsultasi. Oleh sebab itu, jika saat ini Anda termasuk salah satu orang yang sedang bingung dalam mencari dokter kandungan yang tepat untuk melakukan berbagai konsultasi, maka sekarang tidak perlu khawatir, karena di bawah ini akan kita bahas cara jitu atau tips memilih dokter spesialis kandungan yang paling benar, antara lain:

  • Mencari referensi.

Karena dokter ini nantinya akan mengetahui langsung mengenai kondisi organ intim Anda, maka tidak heran jika Anda ingin mencari dokter terbaik yang bisa dipercaya dan cocok dengan karakter Anda. Untuk itu, bertanya referensi kepada wanita lain dapat menjadi solusi terbaik untuk mendapatkan dokter yang tepat.
  • Mengetahui riwayat kesehatan.

Jika kondisinya Anda memiliki riwayat penyakit khusus yang dapat berpengaruh jika menjalankan program kehamilan, maka sebaiknya pilihlah dokter spesialis kebidanan kandungan yang pernah menangani kasus serupa sehingga sudah pasti lebih memahami tindakan yang harus dilakukan.
  • Keputusan yang diambil.

Anda sebaiknya juga memperhatikan dan memahami dengan baik berbagai keputusan yang diambil oleh dokter apakah telah sesuai dengan keinginan dan kondisi atau tidak. Hal ini penting untuk mengetahui tingkat kecocokan Ada dengan dokter tersebut.

Tidak perlu menunggu sampai Anda mengandung si kecil untuk melakukan periksa ke dokter kandungan. Bahkan, pada usia remaja sebenarnya semua wanita disarankan melakukan pemeriksaan secara rutin untuk mengetahui kondisi terkini kesehatan organ reproduksi. Selain itu, periksa dini juga dapat sebagai langkah antisipasi yang tepat jika terdapat gangguan kesehatan yang mungkin dapat terjadi sehingga Anda dapat melakukan penanganan secepat mungkin. Hal ini dikarenakan berbagai penyakit berbahaya dapat terjadi tanpa perlu gejala fisik yang terkadang tidak mudah terdeteksi.

Umumnya jangka waktu yang ideal untuk melakukan periksa ke dokter spesialis kebidanan kandungan adalah setahun sekali. Akan tetapi, frekuensi pemeriksaan ini tentu saja akan meningkat saat Anda sudah menikah dan merencanakan kehamilan. Pada usia hamil muda, terutama anak pertama, biasanya para wanita akan lebih sensitif akibat perubahan fisik dan psikis yang terjadi. Terlebih lagi pada masa ini, calon ibu dituntut untuk sangat berhati-hati karena usia kehamilan pertama terbilang cukup rentan terhadap keguguran. Oleh sebab itu, melakukan periksa rutin ke dokter secara berkala adalah cara terbaik yang bisa Anda lakukan untuk melindungi si kecil dari berbagai gangguan yang mungkin terjadi serta dapat memantau tumbuh kembangnya.

This blog is created for your interest and in our interest as well as a website and social media sharing info Interest and Other Entertainment.